aku
ingin menjadi debu. yang selalu mendampingi angin. menjelajahi seluruh penjuru
bumi. hingga di titik yang paling sudut.
ya...
aku ingin menjadi debu. yang setia bersama angin. tak harus kasat mata. tapi
selalu ada dan terasa.
tentu,
aku ingin menjadi debu. yang tak pernah berpaling dari angin. meski mentari
bersinar terik seolah sanggup memisahkan. debu akan tetap ikut ketika angin
menjemput.
mereka
pikir itu sia-sia. mereka anggap tak ada masa depan untuk hubungan semacam ini.
mereka kira takkan pernah terlihat ujungnya. dan mereka bilang harapan tak
lebih dari sekedar fatamorgana.
namun
yang mereka tak pernah tahu. aku punya alasan kenapa aku ingin menjadi debu.
...
...
...
aku
hanya ingin menjadi debu. apabila hanya engkau yang jadi angin.
bersama
kita berdua. tanpa perlu dunia melihat.
sebab aku siap melebur. jika itu membuat kita satu.
© 2017 aL dhimas


